Konsep Materi Sistem Peredaran Darah Manusia
Sistem sirkulasi terdiri atas sistem peredaran darah dan sistem peredaran cairan limfe (sistem limfatik). Untuk mengetahuinya, simak konsep materi sistem peredaran darah berikut ini
Sistem peredaran darah manusia
- Sistem peredaran darah pada manusia merupakan sistem peredaran darah tertutup dan sistem peredaran darah ganda.
- Fungsi sistem peredaran darah, yaitu: transpor,pertahanan suhu tubuh perlindungan, dan penyangga (buffering).
- Sistem peredaran darah terdiri dari: darah, jantung, pembuluh darah (arteri, kapiler, vena).
- Komponen penyusun darah yaitu plasma darah, sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).
- Berdasarkan ada atau tidaknya granula di dalam sitoplasma, leukosit dibedakan 2 jenis, yaitu: granulosit dan agranulosit.
- Trombosit berfungsi dalam hemostasis (penghentian perdarahan), perbaikan pembuluh darah yang robek, dan pembekuan darah.
- Faktor-faktor pembekuan darah: protrombin, fibrinogen, ion kalsium, tromboplastin (trombokinase), dan vitamin K.
- Penggolongan darah sistem ABO berdasarkan ada atau tidak adanya antigen (aglutinogen) tipe A dan tipe B pada permukaan eritrosit, antibodi (aglutinin) tipe α (anti-A) dan tipe β (anti-B) di dalam plasma darahnya.
- Penggolongan darah sistem rhesus berdasarkan ada atau tidak adanya aglutinogen (antigen) RhD pada permukaan sel darah merah.
- Tes golongan darah sistem ABO menggunakan serum: anti-A, anti-B, anti AB, sedangkan untuk tes golongan darah sistem Rh (rhesus) menggunakan serum anti-D (anti-Rho).
- Transfusi darah adalah proses mentransfer darah atau produk berbasis darah dari seseorang ke sistem peredaran darah orang lain.
- Organ penyusun sistem peredaran darah pada manusia, yaitu: jantung dan pembuluh darah (arteri, kapiler, vena).
- Mekanisme sistem peredaran darah pada manusia ada dua macam, yaitu: sistem peredaran darah pulmonalis (peredaran darah kecil/pendek) dan sistem peredaran darah sistemik (peredaran darah besar/panjang).
- Tekanan darah adalah daya dorong darah ke semua arah pada seluruh permukaan yang tertutup yaitu pada dinding bagian dalam jantung dan pembuluh darah.
- Faktor yang mempengaruhi denyut nadi: usia, jenis kelamin, circadian rhythms, bentuk tubuh, aktivitas, stres dan emosi, suhu tubuh, volume darah, dan obat-obatan.
- Sistem limfatik terdiri dari organ yang memproduksi dan penyimpan limfosit, pembuluh limfatik, dan cairan limfe.
- Cairan limfe berasal dari cairan jaringan melalui difusi atau filtrasi ke dalam kapiler-kapiler limfatik hingga masuk ke sirkulasi darah melalui vena.
Recent Posts
Bencana, Buah Narasi Kekuasaan dengan Citra Media
Bencana seringkali hadir dalam percakapan harian kita sebagai ‘tamu tak diundang’ yang menyebalkan, atau barangkali…
Ngaji Galileo #5: Banjir Dibentuk atau Terbentuk?
Banjir kerap dipahami sebagai takdir alam: hujan deras, sungai meluap, lalu bencana terjadi. Namun benarkah…
Gunung Rinjani: Milestone Etnopsikologis Suku Sasak
Gunung Rinjani bukan sekadar gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl. Bagi…
Melipat Luka, Merenda Asa, Merajut Cita
Dalam hitungan hari 2025 segera undur diri, sirna di ujung senja. Kalender baru telah bersiap…
Pemicu Timbulnya Stress pada Orang yang Sedang Mengerjakan Skripsi
Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib diselesaikan oleh mahasiswa sarjana sebagai syarat kelulusan. Proses penyusunan…
Mental Health: Skripsi=Stres? Ngaji Galileo #4
Di dunia akademik, skripsi sering jadi momok yang menakutkan. Ada yang resah sejak judul belum…