Menemukan Makna Sejati Panduan Praktis Menemukan MENGAPA dalam Hidup dan Karier
Dalam kehidupan dan karier, banyak orang merasa terjebak dalam rutinitas tanpa memahami alasan mendasar mengapa mereka melakukan sesuatu. Simon Sinek, bersama David Mead dan Peter Docker, dalam bukunya Find Your Why (2017), menawarkan metode sistematis untuk menemukan “MENGAPA”—alasan mendasar yang menginspirasi seseorang atau sebuah tim dalam beraktivitas.
Artikel ini akan membahas konsep utama buku tersebut serta langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan untuk menemukan tujuan sejati dalam hidup dan organisasi.
Pentingnya Menemukan MENGAPA
MENGAPA adalah inti dari motivasi dan inspirasi seseorang. Sinek mengembangkan konsep Golden Circle, yang terdiri dari tiga elemen utama:
- APA: Produk atau layanan yang dihasilkan.
- BAGAIMANA: Proses atau nilai yang membedakan seseorang atau organisasi.
- MENGAPA: Alasan mendasar yang memberikan makna dan motivasi.
Lebih lanjut, MENGAPA adalah faktor yang paling penting. Kenapa begitu? karena berakar pada sistem limbik otak, yang bertanggung jawab atas emosi dan pengambilan keputusan.
Dengan memahami MENGAPA, seseorang dapat lebih mudah mengambil keputusan yang selaras dengan nilai dan tujuan hidupnya.
Langkah Praktis Menemukan MENGAPA
Untuk menemukan MENGAPA, Sinek dan timnya mengembangkan pendekatan berbasis cerita dan refleksi. Berikut adalah tiga langkah utama:
- Mengumpulkan Kisah Pribadi. Individu atau organisasi perlu merefleksikan pengalaman hidup yang paling berarti dan membentuk siapa mereka saat ini. Cerita-cerita ini harus memiliki unsur emosi yang kuat dan menggambarkan momen ketika mereka merasa paling bangga atau terinspirasi.
- Mengidentifikasi Pola. Setelah mengumpulkan beberapa kisah, langkah berikutnya adalah mengidentifikasi tema atau pola yang muncul berulang kali. Tema-tema ini dapat berupa nilai inti, perasaan yang mendominasi, atau kontribusi yang paling bermakna bagi orang lain.
- Merumuskan Pernyataan MENGAPA. Pernyataan MENGAPA dirumuskan dalam format: Untuk [kontribusi Anda] supaya [dampak yang ingin dicapai]. Contoh pernyataan MENGAPA seorang pengajar bisa jadi: “Untuk membantu siswa menemukan potensi mereka supaya mereka dapat mencapai impian mereka dengan percaya diri.”
Menemukan MENGAPA dalam Tim atau Organisasi
Selain individu, konsep ini juga berlaku bagi organisasi. Tim yang memiliki MENGAPA yang jelas cenderung lebih termotivasi dan berkomitmen terhadap visi bersama.
Prosesnya melibatkan diskusi kelompok, berbagi kisah inspiratif, dan merumuskan pernyataan MENGAPA yang mencerminkan nilai-nilai organisasi.
Kesimpulan
Menemukan MENGAPA adalah langkah krusial dalam mencapai kepuasan dan keberhasilan dalam hidup serta karier. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah NgajiGalileo uraikan. Tentunya seseorang atau organisasi dapat menemukan tujuan sejati. Ini berarti, yang akan menjadi sumber motivasi dan inspirasi dalam jangka panjang.
Sumber:
- Sinek, S., Mead, D., & Docker, P. (2017). Find Your Why: A Practical Guide for Discovering Purpose for You and Your Team. Penguin.
- Sinek, S. (2009). Start with Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action. Portfolio.
Recent Posts
Ngaji Galileo #5: Banjir Dibentuk atau Terbentuk?
Banjir kerap dipahami sebagai takdir alam: hujan deras, sungai meluap, lalu bencana terjadi. Namun benarkah…
Gunung Rinjani: Milestone Etnopsikologis Suku Sasak
Gunung Rinjani bukan sekadar gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl. Bagi…
Melipat Luka, Merenda Asa, Merajut Cita
Dalam hitungan hari 2025 segera undur diri, sirna di ujung senja. Kalender baru telah bersiap…
Pemicu Timbulnya Stress pada Orang yang Sedang Mengerjakan Skripsi
Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib diselesaikan oleh mahasiswa sarjana sebagai syarat kelulusan. Proses penyusunan…
Mental Health: Skripsi=Stres? Ngaji Galileo #4
Di dunia akademik, skripsi sering jadi momok yang menakutkan. Ada yang resah sejak judul belum…
Bencana dan Tanggung Jawab Kader Eksakta
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 22.468 kejadian bencana dalam kurun 2020 hingga 2024, didominasi…