SAJAK 'KATANYA'
Katanya cinta sholawat
Tapi kalau pil-pilan kok pilih yang ngasih-ngasih donat.
Kok bukan yang cinta sholawat.
Katanya kota santri
Tapi kalau pil-pilan kok pilih yang ngasih-ngasih teri.
Kok bukan yang santri.
Katanya bumi wali
Tapi kalau pil-pilan kok pilih yang ngasih-ngasih upeti.
Kok bukan yang kiyai.
Katanya kota metropolitan
Tapi kalau pil-pilan kok pilih yang ngasih-ngasih amplopan.
Kok bukan yang punya gagasan.
Katanya…
Oh…
Katanya…
Mubin.
Bojonegoro, 20112022
Recent Posts
Sejarah Muktamar Nahdlatul Ulama: Perjalanan Muktamar XI–XXIII (Bagian 2)
Memasuki pertengahan dekade 1930-an, Nahdlatul Ulama (NU) menghadapi perubahan sosial dan politik yang sangat dinamis.…
Sejarah Muktamar Nahdlatul Ulama: Perjalanan Muktamar I hingga Muktamar Terbaru (Bagian 1)
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang memiliki peran strategis dalam…
Pendidikan Hari Ini! Ngaji Galileo #9
Pendidikan bukan sekadar proses belajar di ruang kelas, tetapi ruang untuk membentuk cara berpikir, memanusiakan…
Masa Depan Petani Buram atau Cerah? – Ngaji Galileo#8
Indonesia lahir dengan identitas yang melekat kuat sebagai Negara Agraris. Sejarah mencatat bahwa kemandirian bangsa…
Menembus Dimensi Quantum: Analisis Saintifik Fenomena Lailatul Qadar dan Transformasi Energi Semesta
Lailatul Qadar, atau "Malam Ketetapan", merupakan fenomena spiritual paling signifikan dalam kalender Islam. Al-Qur'an mendeskripsikannya…
Skema Pembekuan Darah Pada Manusia
Reading Time: 3 minutes Bagaimana tubuh kita menghentikan pendarahan saat terluka? Simak penjelasan mendalam mengenai…