5 Kecerdasan Gajah yang Belum Banyak Diketahui Masyarakat
Gajah adalah hewan yang sangat cerdas. Mereka mempunyai otak yang paling besar dari semua hewan di darat, bahkan neuron gajah tiga kali lebih banyak daripada manusia.
Hewan ini memang memiliki kemampuan mental yang sangat mengesankan. Berikut beberapa temuan menarik seputar kecerdasan gajah.
1. Gajah dapat mengidentifikasi bahasa
Menurut peneliti dari University of Sussex di Brighton, Inggris, mereka menyatakan bahwa gajah Afrika dapat membedakan perbedaan jenis kelamin manusia, usia, dan etnis hanya melalui suara suara seseorang.
Mereka menguji dengan menemukan dua pria Kenya dari kelompok etnis berbeda, Maasai dan Kamba. Suku Maasai memiliki sejarah membunuh gajah liar, sedangkan Kamba tidak.
Para peneliti tersebut mencatat bahwa kedua pria berkata, “Lihat, lihat ke sana, sekelompok gajah datang,” dalam bahasa mereka yang berbeda, dan memutar rekaman ini kepada kelompok keluarga gajah di Taman Nasional Amboseli di Kenya.
Saat gajah mendengar Maasai, mereka menunjukkan tanda-tanda ketakutan, meringkuk bersama dan menjauh dari suara itu. Tetapi kalimat yang sama yang diucapkan oleh seorang pria Kamba tidak menimbulkan reaksi dari gajah.
Artinya, kemampuan untuk membedakan antara pria Maasai dan Kamba yang menyampaikan frasa yang sama dalam bahasa mereka sendiri menunjukkan bahwa gajah dapat membedakan bahasa yang berbeda.
2. Gajah dapat menggunakan alat
Pada tahun 2010, seekor gajah Asia berusia 7 tahun bernama Kandula membuat para peneliti terkesan dengan memanfaatkan alat dari lingkungannya untuk mencapai buah yang telah ditempatkan secara strategis di luar jangkauannya.
Setelah menyaksikan buah itu, dengan menggoda, selama beberapa hari, Kandula mengalami “momen aha”.
Dia menemukan balok plastik besar, menggulungnya, dan menginjaknya, menopang tubuhnya cukup jauh untuk mencapai buah dengan belalainya.
Sementara “momen aha” Kandula tidak terjadi dengan segera, hal itu melekat padanya. Dia mengulangi triknya dengan alat lain, dan bahkan menemukan cara menumpuk balok untuk mencapai yang lebih tinggi
3. Gajah dapat memahami bahasa tubuh manusia
Peneliti terbaru menemukan bahwa gajah mungkin memahami maksud manusia.
Mereka mengujinya dengan menunjuk makanan yang disembunyikan di salah satu dari dua wadah identik, dan mengamati wadah mana yang didekati sekelompok gajah Afrika yang ditangkap.
Tanpa pelatihan sebelumnya, hampir 68 persen gajah memilih wadah yang benar. Itu hanya sekitar 5 persen lebih rendah daripada kinerja bayi manusia berusia satu tahun pada tes serupa.
4. Gajah menunjukkan rasa empati
Sebuah studi tentang pengamatan gajah Asia menemukan bahwa, gajah menghibur satu sama lain saat tertekan.
Penelitian tersebut menggunakan kontak fisik dan suara vokal sebagai bentuk kenyamanan, saling membelai dengan belalai dan mengeluarkan kicauan kecil.
5. Gajah menunjukkan rasa duka atas kematian
Sulit untuk mengatakan gajah, atau hewan lainnya, memahami kematian dengan cara yang sama seperti manusia. Tetapi gajah telah menunjukkan reaksi yang menarik terhadap kematian jenisnya.
Mereka membelai tulang gajah mati dengan belalainya dan akan berdiri di dekat tubuh yang mati selama berjam-jam. Bahkan terkadang mereka mencoba mengubur jenazahnya.
Recent Posts
Bencana, Buah Narasi Kekuasaan dengan Citra Media
Bencana seringkali hadir dalam percakapan harian kita sebagai ‘tamu tak diundang’ yang menyebalkan, atau barangkali…
Ngaji Galileo #5: Banjir Dibentuk atau Terbentuk?
Banjir kerap dipahami sebagai takdir alam: hujan deras, sungai meluap, lalu bencana terjadi. Namun benarkah…
Gunung Rinjani: Milestone Etnopsikologis Suku Sasak
Gunung Rinjani bukan sekadar gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl. Bagi…
Melipat Luka, Merenda Asa, Merajut Cita
Dalam hitungan hari 2025 segera undur diri, sirna di ujung senja. Kalender baru telah bersiap…
Pemicu Timbulnya Stress pada Orang yang Sedang Mengerjakan Skripsi
Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib diselesaikan oleh mahasiswa sarjana sebagai syarat kelulusan. Proses penyusunan…
Mental Health: Skripsi=Stres? Ngaji Galileo #4
Di dunia akademik, skripsi sering jadi momok yang menakutkan. Ada yang resah sejak judul belum…