5 Kecerdasan Gajah yang Belum Banyak Diketahui Masyarakat

Share artikel ini

Reading Time: 2 minutes

Gajah adalah hewan yang sangat cerdas. Mereka mempunyai otak yang paling besar dari semua hewan di darat, bahkan neuron gajah tiga kali lebih banyak daripada manusia.

Hewan ini memang memiliki kemampuan mental yang sangat mengesankan. Berikut beberapa temuan menarik seputar kecerdasan gajah.

1. Gajah dapat mengidentifikasi bahasa

Menurut peneliti dari University of Sussex di Brighton, Inggris, mereka menyatakan bahwa gajah Afrika dapat membedakan perbedaan jenis kelamin manusia, usia, dan etnis hanya melalui suara suara seseorang.

Mereka menguji dengan menemukan dua pria Kenya dari kelompok etnis berbeda, Maasai dan Kamba. Suku Maasai memiliki sejarah membunuh gajah liar, sedangkan Kamba tidak.

Para peneliti tersebut mencatat bahwa kedua pria berkata, “Lihat, lihat ke sana, sekelompok gajah datang,” dalam bahasa mereka yang berbeda, dan memutar rekaman ini kepada kelompok keluarga gajah di Taman Nasional Amboseli di Kenya.

Baca Juga:   Penyedap Rasa yang Tidak Membuat Makanan Menjadi Sedap

Saat gajah mendengar Maasai, mereka menunjukkan tanda-tanda ketakutan, meringkuk bersama dan menjauh dari suara itu. Tetapi kalimat yang sama yang diucapkan oleh seorang pria Kamba tidak menimbulkan reaksi dari gajah.

Artinya, kemampuan untuk membedakan antara pria Maasai dan Kamba yang menyampaikan frasa yang sama dalam bahasa mereka sendiri menunjukkan bahwa gajah dapat membedakan bahasa yang berbeda.

2. Gajah dapat menggunakan alat

Pada tahun 2010, seekor gajah Asia berusia 7 tahun bernama Kandula membuat para peneliti terkesan dengan memanfaatkan alat dari lingkungannya untuk mencapai buah yang telah ditempatkan secara strategis di luar jangkauannya.

Setelah menyaksikan buah itu, dengan menggoda, selama beberapa hari, Kandula mengalami “momen aha”.

Baca Juga:   Pendapat Para Ahli: Pentingnya Paparan Sinar Matahari di Tengah Pandemi

Dia menemukan balok plastik besar, menggulungnya, dan menginjaknya, menopang tubuhnya cukup jauh untuk mencapai buah dengan belalainya.

Sementara “momen aha” Kandula tidak terjadi dengan segera, hal itu melekat padanya. Dia mengulangi triknya dengan alat lain, dan bahkan menemukan cara menumpuk balok untuk mencapai yang lebih tinggi

3. Gajah dapat memahami bahasa tubuh manusia

Peneliti terbaru menemukan bahwa gajah mungkin memahami maksud manusia.

Mereka mengujinya dengan menunjuk makanan yang disembunyikan di salah satu dari dua wadah identik, dan mengamati wadah mana yang didekati sekelompok gajah Afrika yang ditangkap.

Tanpa pelatihan sebelumnya, hampir 68 persen gajah memilih wadah yang benar. Itu hanya sekitar 5 persen lebih rendah daripada kinerja bayi manusia berusia satu tahun pada tes serupa.

Baca Juga:   Kelebihan dan Kekurangan Gelombang Mikro sebagai Alat untuk Memasak

4. Gajah menunjukkan rasa empati

Sebuah studi tentang pengamatan gajah Asia menemukan bahwa, gajah menghibur satu sama lain saat tertekan.

Penelitian tersebut menggunakan kontak fisik dan suara vokal sebagai bentuk kenyamanan, saling membelai dengan belalai dan mengeluarkan kicauan kecil.

5. Gajah menunjukkan rasa duka atas kematian

Sulit untuk mengatakan gajah, atau hewan lainnya, memahami kematian dengan cara yang sama seperti manusia. Tetapi gajah telah menunjukkan reaksi yang menarik terhadap kematian jenisnya.

Mereka membelai tulang gajah mati dengan belalainya dan akan berdiri di dekat tubuh yang mati selama berjam-jam. Bahkan terkadang mereka mencoba mengubur jenazahnya.


Share artikel ini

Recommended For You

Tulis Komentar