Eksperimen Menyenangkan: Cara Membuat Permen Kayu Gula yang Manis dan Lucu

Reading Time: 2 minutes

Anda bisa melakukan eksperimen ini dengan mudah di rumah. Dengan catatan mintalah bantuan orang dewasa sebelum melakukannya. Karena dalam eksperimen ini terdapat cairan panas dalam prosesnya.

Cara Membuat Permen Kayu Gula

1. Persiapan alat dan bahan

  • Tusuk kayu (gunakanlah sumpit kayu yang bersih)
  • Jepitan
  • 1 gelas air
  • 2-3 cangkir gula
  • Gelas atau toples tinggi dan sempit

2. Cara membuat permen kayu gula

  • Jepitkan tusuk kayu ke dalam jepitan jepitan sehingga menggantung di dalam gelas (kaca) dan berjarak sekitar 2,5 cm dari dasar gelas.
  • Lepaskan tusuk sate dan jepitan, lalu sisihkan.
  • Mintalah orang dewasa untuk membantu Anda ketika menuangkan air ke dalam panci dan didihkan. Lalu tuang sekitar 1/4 cangkir gula ke dalam air mendidih, aduk hingga larut.
  • Kemudian tambahkan lebih banyak gula, setiap kali diaduk hingga larut, hingga tidak ada lagi yang larut. Hal ini akan membutuhkan waktu dan kesabaran agar gula larut.
  • Pastikan Anda tidak menyerah terlalu cepat. Setelah tidak ada lagi gula yang larut, angkat dari api dan biarkan dingin setidaknya selama 20 menit.
  • Mintalah orang dewasa saat menuangkan larutan gula ke dalam toples. Kemudian celupkan kembali tusuk sate ke dalam gelas, pastikan tusuk itu menggantung lurus di tengah tanpa menyentuh sisi-sisinya.
  • Biarkan toples mendingin sepenuhnya dan letakkan di tempat yang tidak akan mengganggu.
  • Sekarang tunggu saja. Kristal gula akan tumbuh selama 3-7 hari ke depan.

Keterangan : Saat mendingin, beberapa orang suka mencelupkan setengah dari tusuk sate ke dalam larutan gula dan kemudian menggulungnya ke dalam gula untuk membantu mempercepat pertumbuhan kristal.

Jika Anda melakukan hal tersebut, maka pastikan tusuk sate benar-benar dingin agar kristal gula tidak jatuh saat Anda memasukkannya kembali ke dalam gelas.

Untuk Anda yang ingin permen berwarna, Anda bisa menambahkan pewarna makanan ke air gula Anda dan pastikan warnanya cukup gelap untuk hasil terbaik.

Kesimpulan

Saat Anda mencampur air dan gula, Anda membuat LARUTAN SUPER SATURASI. Artinya, air hanya bisa menahan gula jika keduanya sangat panas.

Saat air mendingin, gula “keluar” dari larutan kembali menjadi kristal gula pada tusuk sate Anda. Tusuk (dan terkadang gelas itu sendiri) bertindak sebagai “benih” tempat kristal gula mulai tumbuh.

Dengan sedikit keberuntungan dan kesabaran, Anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan sekaligus nikmat dan lezat. (Arthur)

NgajiGalileo

View Comments

Recent Posts

Bencana, Buah Narasi Kekuasaan dengan Citra Media

Bencana seringkali hadir dalam percakapan harian kita sebagai ‘tamu tak diundang’ yang menyebalkan, atau barangkali…

1 hari ago

Ngaji Galileo #5: Banjir Dibentuk atau Terbentuk?

Banjir kerap dipahami sebagai takdir alam: hujan deras, sungai meluap, lalu bencana terjadi. Namun benarkah…

5 hari ago

Gunung Rinjani: Milestone Etnopsikologis Suku Sasak

Gunung Rinjani bukan sekadar gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl. Bagi…

2 minggu ago

Melipat Luka, Merenda Asa, Merajut Cita

Dalam hitungan hari 2025 segera undur diri, sirna di ujung senja. Kalender baru telah bersiap…

2 minggu ago

Pemicu Timbulnya Stress pada Orang yang Sedang Mengerjakan Skripsi

Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib diselesaikan oleh mahasiswa sarjana sebagai syarat kelulusan. Proses penyusunan…

3 minggu ago

Mental Health: Skripsi=Stres? Ngaji Galileo #4

Di dunia akademik, skripsi sering jadi momok yang menakutkan. Ada yang resah sejak judul belum…

1 bulan ago