7 TIPS MENGOLAH DAGING QURBAN RENDAH KALORI

Reading Time: 3 minutes

7 Tips Mengolah Daging Qurban Rendah Kalori – Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari istimewa dalam Islam yang dirayakan oleh semua umat muslim di penjuru dunia.

Hari tersebut identik dengan momen penyembelihan hewan qurban. Di mana sebagai umat muslim yang mampu, tentunya sangat dianjurkan untuk berkurban sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasihnya pada Sang Pencipta.

Seluruh umat Islam dari kalangan mana pun bisa menikmati santapan daging hasil qurban. Masyarakat Indonesia sendiri menyantap hidangan daging tersebut dengan berbagai jenis olahan dari yang khas dari nenek moyang yang telah turun temurun sejak dulu hingga jenis olahan daging pada masa kini.

Namun perlu diingat, dalam mengonsuminya sebaiknya tidak terlalu berlebihan, karena daging mengandung lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Ahli gizi, dr Samuel Oetoro mengungkapkan, tidak masalah seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi memakan olahan daging sapi atau kambing. Dengan catatan, dalam jeda waktu yang lama.

Selain itu, dalam mengonsumsi daging sapi atau kambing sebaiknya diimbangi dengan mengonsumsi sayur dan buah. Serat tinggi yang terkadung dalam sayur dan buah, dapat menyerap lemak dari daging yang dikonsumi.

Cara memasak daging kurban pada saat Hari Raya Idul Adha pun tentunya juga perlu diperhatikan. Bahkan untuk Anda yang  memiliki kadar kolesterol tinggi, cara mengolah atau memasak makanan ini sama pentingnya dengan pemilihan makanan yang akan dikonsumsi.

Tips Mengolah Daging Qurban

Berikut 7 tips pengolahan daging agar rendah kalori untuk menghindari kolesterol :

1. Masak dengan cara di panggang

Untuk menghindari risiko Kolesterol, sebaiknya ubah metode memasak daging Anda dari menggoreng menjadi memanggang. Dengan cara memanggang minyak yang dibutuhkan tidak sebanyak ketika menggoreng, karena minyak adalah salah satu bahan yang harus dihindari untuk Anda yang memiliki kolesterol tinggi.

Pada saat Anda memanggang daging, alirkan minya dari daging menggunakan rak. Jika Anda mengkhawatirkan daging justru akan menjadi kering dan tidak lembut, Anda bisa mengoleskan sedikit bumbu atau jus buah pada permukaan daging.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan daging yang lebih lembut, dan bahkan juga dapat membuat rasanya jadi lebih enak.

2. Pilih daging yang sedikit lemak

Pilihlah bagian daging yang memiliki lemak paling sedikit. Biasanya, pada daging sapi potongan pinggang, paha belakang, paha depan dan has luar (sirloin) adalah bagian yang sedikit kandungan lemaknya.

Begitu pula pada daging kambing atau domba. Kandungan lemak tinggi dalam daging dikaitkan dengan berbagai risiko penyakit. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya potong semua lemak yang terlihat sebelum memasak daging kurban untuk terhindar dari risiko kolesterol.

3. Buang air rebusan yang pertama

Salah satu cara yang lebih sehat dalam mengolah daging adalah dengan membuat rebusan. Namun perlu diingat, merebus daging juga butuh tips. Proses perebusan bisa membantu melunturkan lemak pada daging.

Disarankan daging direbus selama 2-3 kali. Pada proses perebusan pertama, buang air rebusannya. Lalu, ganti dengan air baru kemudian rebus kembali.

Selain itu cara lainnya bila Anda merebus daging atau membuat kaldu daging adalah diamkan sejenak air rebusan dan simpan dalam lemari pendingin selama beberapa waktu atau satu hari.

Setelah itu, lemak yang membeku di bagian atasnya dapat kalian singkirkan, lalu airnya dapat digunakan untuk berbagai olahan, seperti sup atau tumisan sayur.

4. Masak dengan sedikit minyak

Jika Anda terpaksa memerlukan minyak dalam memasak daging, maka sebisa mungkin Anda tambahkan sedikit saja. Karena untuk menjaga kolesterol tetap bormal, Anda tidak boleh menggunakan banyak minyak maupun mentega.

Hal ini dikarenakan daging kurban yang akan kamu makan sudah mengandung lemak. Bila kamu menambahkan terlalu banyak minyak atau mentega yang sebenarnya juga sudah mengandung lemak, maka hal tersebut hanya akan menghasilkan olahan daging yang lemaknya jadi berlipat ganda. Dengan begitu, risiko kolesterol menyerangmu akan jadi lebih tinggi.

5. Pilih minyak yang sehat

Bila Anda tetap ingin menggoreng daging kurban, Anda bisa menggunakan minyak yang sehat, seperti minyak zaitun, bunga matahari, minyak kanola, hingga minyak kedelai. Minyak sehat ini mengandung lemak tidak jenuh yang dapat menjaga kesehatan tubuh dari kolesterol.

Selain itu, Anda juga perlu untuk memasak daging kurban dalam oven atau penggorengan yang memiliki suhu air setidaknya 71 derajat Celcius supaya dapat membunuh bakteri.

Dengan begitu, setidaknya Anda bisa menjaga kesehatan dan terhindar dari risiko kolesterol dengan minyak yang dapat menyehatkan jantung.

6. Gunakan bumbu alami

Agar daging bebas kolestrol adalah dengan memberinya bumbu secukupnya. Kadang kita tak sadar telah menggunakan bumbu yang berlebihan seperti aneka saus yang justru akan meningkatkan kandungan lemak pada olahan daging yang kita buat.

Untuk itu, selain memperhatikan pemilihan daging yang tanpa lemak, bumbu yang digunakanya sebaiknya tidak sampai berlebihan. Gunakanlah bumbu sehat dari bahan-bahan alami dan usahakan untuk menghindari penggunaan minyak yang terlalu banyak. Rempah-rempah alami biasanya mengandung garam yang baik untuk daging kurban.

7. Sertai dengan campuran sayuran

Cobalah kombinasikan sayuran ke dalam olahan daging. Sayuran yang dipadukan dengan daging merah bisa membantu mengurangi senyawa berbahaya saat proses pencernaan.

Contohnya, Anda bisa mencampurkan sayuran, seperti kol, tomat, bayam, atau sayuran hijau lainnya ke dalam olahan daging. Cara ini dinilai baik untuk mengurangi kadar kolesterol.

Selain itu, Anda juga bisa menambahkan rempah-rempah dan bumbu lainnya. Karena, beberapa rempah ternyata juga bisa membantu untuk menurunkan kolesterol. Misalnya, bawang putih yang bisa menurunkan LDL dan trigliserida hingga 20 miligrams/deciliter.

Itulah tadi 7 tips mengolah daging qurban rendah kalori yang cocok untuk Anda yang memiliki kolesterol tinggi dan bisa juga sebagai usaha pencegahan agar terhindar dari risiko kolesterol tinggi, semoga bermanfaat. (Risa)

Recommended For You

Tulis Komentar