Jenis Flora dan Fauna di Universitas Brawijaya
Penulis : Mubin
NgajiGalileo – Universitas Brawijaya Malang merupakan salah satu kampus negeri ternama di Indonesia yang terletak di Jawa Timur. Kampus ini memiliki 15 Fakultas dengan lebih dari 100 jurusan yang mencakup pendidikan Sarjana (S1), S2 dan S3.
Disamping letaknya ditengah-tengah perkotaan, kampus ini juga tergolong luas, belum lagi memiliki kebun atau lahan untuk praktek lapangan di luar kota Malang.
Bagi calon mahasiswa, kampus ini memang banyak yang menjadikan pilihan untuk melanjutkan studi setelah lulus SMA sederajat.
Kampus yang sudah terkenal memiliki kualitas yang baik ini juga memiliki fasilitas penunjang untuk kegiatan belajar mengajar di antaranya adalah lingkungan yang teduh dengan jumlah flora dan fauna yang beraneka ragam.
Flora di Universitas Brawijaya
Terdapat banyak pepohonan yang hidup dalam lingkup civitas akademik Unibraw, ada beberapa tergolong tanaman peneduh seperti pohon mahoni serta pohon trembesi.
Pepohonan jenis ini memiliki pohon yang besar dan cabang yang menjulang keatas dan juga menyamping, luasnya cabang, ranting dan dedaunan pepohonan ini mampu menciptakan suasana yang rindang dan teduh dari sengatan matahari.
Selain pepohonan peneduh, juga terdapat pepohan jenis palem, kelapa gading dan kelapa sawit, penempatan atau penataan yang bagus dan rapi pada penanaman pohon-pohon ini membuat pemandangan terlihat sangat asri.
Pohon durian, sukun, kelengkeng, rambutan dan manggis yang tergolong pohon berbuah pun tidak ketinggalan, dibeberapa sudut kampus terlihat ada tanaman tersebut, tentu ini sangat baik untuk menambah jumlah koleksi flora dikampus ini.
Untuk mempercantik nuansa kampus juga terdapat taman-taman yang dilengkapi dengan pohon bunga tropis seperti bunga kantil, bintaro dan kenanga dan beberapa jenis bunga lainnya.
Fauna di Universitas Brawijaya
Suasana yang indah bercampur dengan irama merdu beberapa hewan memang terkesan jika anda berada didalam area kampus yang satu ini, kampus dengan flora yang banyak ini juga dilengkapi dengan dihadirkannya beberapa hewan.
Ada beberapa fauna pernah dilepaskan dikampus ini, yang beberapa masih dapat dijumpai di kampus brawijaya di antaranya burung emprit kaji, kutilang, terucukan dan juga burung yang terkenal sangat merdu suaranya seperti cucak rawa, cucak hijau, jalak bali serta ayam begisar.
Hal lain yang membuat civitas akademik menjadi sangat betah dikampus ini adalah terdapat beberapa gazebo dibeberapa titik, hal ini menjadikan tempat istirahat dan juga untuk berdiskusi kecil ataupun sekedar menikmati keindahan kampus.
Catatan: Beberapa sumber tulisan ini dari situs www.ub.ac.id
Recent Posts
Bencana, Buah Narasi Kekuasaan dengan Citra Media
Bencana seringkali hadir dalam percakapan harian kita sebagai ‘tamu tak diundang’ yang menyebalkan, atau barangkali…
Ngaji Galileo #5: Banjir Dibentuk atau Terbentuk?
Banjir kerap dipahami sebagai takdir alam: hujan deras, sungai meluap, lalu bencana terjadi. Namun benarkah…
Gunung Rinjani: Milestone Etnopsikologis Suku Sasak
Gunung Rinjani bukan sekadar gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl. Bagi…
Melipat Luka, Merenda Asa, Merajut Cita
Dalam hitungan hari 2025 segera undur diri, sirna di ujung senja. Kalender baru telah bersiap…
Pemicu Timbulnya Stress pada Orang yang Sedang Mengerjakan Skripsi
Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib diselesaikan oleh mahasiswa sarjana sebagai syarat kelulusan. Proses penyusunan…
Mental Health: Skripsi=Stres? Ngaji Galileo #4
Di dunia akademik, skripsi sering jadi momok yang menakutkan. Ada yang resah sejak judul belum…
View Comments