Kena Sidak Pak Lurah Pondok
Santri online pun menjadi trend, apakah ini termasuk tren baru ataupun apalah namanya sepertinya sekarang menjadi pilihan bagi beberapa orang, setidaknya kurang lebih 2 tahun atau bahkan 3 tahun ya saya terbawa arus tren baru ini.
Kata Pak Lurah Pondok “Tak ada rotan akar pun jadi, gak nyatri langsung via YouTube ya gak papalah”.
Awalnya sih iseng mengikuti undangan ngaji online ternyata kok penak, nunggu seminggu lagi lakok jadi nyaman, awalnya mung terasa seperti lagi nyantri dan sedang ngaji kitab kuning yang sambil memaknai dengan polpen khusus yang tintanya dimasukkan wadah yang dicampur serat dari pelepah pisang yang dikeringkan.
Sudah selesai nostalgianya selanjutnya adalah macak serius memahami ngajinya meskipun masih berat, mungkin karena yang dibahas masih belum levelnya, JIL ( Jama’ah Ihya Lover ) adalah salah satu ngaji online yang menerima santri online dan diasuh langsung oleh Gus Kiyai Pak Lurah Pondok Ulil Abshar Abdalla, ngaji ihya yang digawangi pak lurah pondok ini sebenarnya berat, setiap yang disampaikan seperti menuduh diri saya, saya pun diam pura-pura tidak terjadi apa-apa, tetap tenang sambil ketar-ketir signal atau paketan data melayang ditengah jalan, bukan hanya itu tapi juga ketar-ketir kena tuduhan lagi… Hahaha…
Ya sudahlah, tawakkal saja memang di antara sarat mencari ilmu itu ya harus punya sangu tapi dalam ngaji online syaratnya harus menyiapkan 3K (Kuota, Kopi, dan Kripik).
Singkat cerita beberapa minggu ini sering telat ngaji online karena ada teman yang ngajak ngezoom untuk mengikuti sholawat Nariyah yang sering dipimpin oleh kiyai-kiyai khos Nahdliyyin, seperti Kiyai Said Aqil Siradj, Kiyai Mustofa Bisri, Kiyai Baha’udin, Kiyai Misbah Munir, Kiyai Marzuki Mustamar, dll. Pada kesempatan berikutnya ketika ngezoom lakok mak bedunduk yang tausiyah Pak Lurah Pondok, waduh…. Ini namanya kena sidak Pak Lurah Pondok, hehehe…
Ada hal-hal yang khas ketika sedang tausiyah Pak Lurah Pondok adalah suara penjual mie dok dok itu lho,… Awalnya mungkin pas ngaji agak risih lama-lama lakok ngangenin… Hehehe… Istilah mie dok dok sendiri mungkin mung anggota JIL saja yang faham.
Pas ngaji dipojok belakang saya sering lihat Kangmas senior Alfin Mustikawan yang juga sering tidak fokus karena nglinting tembakau dan juga mas Ali Muhsin dan sesekali saya dicolek beberapa sahabat lainnya. (Mubin)
Recent Posts
Green Energy & Tech: Transforming Our World for a Sustainable Future
Green energy is no longer a futuristic dream. It is our present reality. From solar…
Innovative Water Cleaning Technologies for a Cleaner Bathroom
Bathrooms are essential in every home. They are also where most water usage happens. Cleaning…
The Convergence of Technology and Humanities: A New Era of Interdisciplinary Advancement
Technology and humanities were once seen as separate domains. However, in recent years, their convergence…
The Digital Classroom: How Technology is Shaping Education Worldwide
Education is evolving rapidly. Technology is playing a key role. Digital tools, online learning, and…
Pure Water for All: Community-Friendly Water Filters Using Appropriate Technology
Water is essential for life. But many communities lack clean drinking water. This leads to…
Unpacking Technology: A Simple Guide for Students and Workers
In today’s world, technology touches every aspect of our daily lives. From the smartphone in…