Semut Terbesar yang Pernah Ditemukan di Dunia
Semut merupakan salah satu satwa yang hidup di daratan. Memiliki ukuran kecil, umumnya 2-2,5 milimeter atau sekitar 0,08-1 inchi.
Semut disebut dengan serangga sosial karena kehidupannya yang sangat suka bergotong royong, hidup bersama-sama seperti halnya dalam bermasyarakat dan saling membantu satu sama lain.
Semut juga mempunyai sistem kasta, seperti halnya rayap dan lebah. Golongan semuat dibagi menjadi tiga, yaitu semut jantan, semut betina (ratu semut) dan semut pekerja.
Semut jantan dan semut betina pada umumnya adalah bersayap, sedangkan semut pekerja tidak bersayap.
Dalam klasifikasinya, semut termasuk kedalam famili Formicidae dengan ordo Hymenoptera. Sub ordonya adalah apocrita ditandai dengan menyatunya segmen pertama dari abdomen dengan segmen pada thoraks yang disebut dengan propodeum sehingga membentuk mesosoma.
Ukuran semut terbesar di dunia
Adapun ukuran semut terbesar yang pernah ditemukan di dunia berasal dari genus Dinoponera, yakni semut Siafu semut yang berasal dari dataran Afrika.
Ratu semut Siafu ukurannya bisa mencapai 5 cm. Sedangkan, semut pejantannya punya sayap dengan ukuran tubuh sepanjang 3 cm.
Dalam perkembangbiakannya, semut ratu ini bisa menghasilkan 1-2 juta telur setiap bulannya.
Semut siafu ini tidak dapat melihat jelas, mereka mengandalkan sentuhan, bau dan zar kimia yang terdapat di perut untuk menemukan mangsa serta kembali ke rumah.
Menariknya lagi, semut ini dapat melakukan perjalanan hingga 20 meter per jam. Namun jangan khawatir, semut ini hanya ditemukan di sekitar hutan Afrika Barat dan Kongo. Tepatnya berdiam di padang savana dan hutan hujan.
Selain semut siafu, ada jenis semut lain yang berukuran sangat besar, yakni semut banteng yang berada di Asutralia. Kemudian, ada juga semut peluru yang paling ganas dan menyeramkan.
Recent Posts
Bencana, Buah Narasi Kekuasaan dengan Citra Media
Bencana seringkali hadir dalam percakapan harian kita sebagai ‘tamu tak diundang’ yang menyebalkan, atau barangkali…
Ngaji Galileo #5: Banjir Dibentuk atau Terbentuk?
Banjir kerap dipahami sebagai takdir alam: hujan deras, sungai meluap, lalu bencana terjadi. Namun benarkah…
Gunung Rinjani: Milestone Etnopsikologis Suku Sasak
Gunung Rinjani bukan sekadar gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl. Bagi…
Melipat Luka, Merenda Asa, Merajut Cita
Dalam hitungan hari 2025 segera undur diri, sirna di ujung senja. Kalender baru telah bersiap…
Pemicu Timbulnya Stress pada Orang yang Sedang Mengerjakan Skripsi
Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib diselesaikan oleh mahasiswa sarjana sebagai syarat kelulusan. Proses penyusunan…
Mental Health: Skripsi=Stres? Ngaji Galileo #4
Di dunia akademik, skripsi sering jadi momok yang menakutkan. Ada yang resah sejak judul belum…