Syarat-syarat Air yang Bisa Konsumsi
Air adalah zat atau unsur yang paling penting bagi semua bentuk kehidupan didunia ini. Air merupakan zat cair yang tidak mempunyai rasa, warna dan bau. Air dapat berwujud padatan (es), cairan (air), dan gas (uap air).
Pada prinsipnya, jumlah air di alam ini tetap dan mengikuti suatu aliran yang disebut “Cyclus Hydrologie”. Sementara, air sendiri kemampuan untuk melarutkan banyak zat kimia, seperti garam-garam, asam, beberapa jenis gas, dan banyak molekul organik sehingga air disebut pelarut universal.
Standar mutu air minum atau air untuk kebutuhan rumah tangga di tetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 01/Birhukmas/I/1975 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum.
Adapun standar baku air minum tersebut disesuaikan dengan Standar Internasional yang dikeluarkan WHO.
Untuk memenuhi air minum yang sehat dan tidak menimbulkan penyakit, maka air yang baik harus memenuhi persyaratan, antara lain :
A. Syarat Fisika
Syarat fisika ini parameternya adalah warna, rasa dan bau, temperatur, dan kekeruhan.
B. Syarat Kimia
Syarat kimia ini antara lain adalah derajat keasaman (pH) air minum harus netral, tidak boleh bersifat asam maupun basa. Kemudian, tidak mengandung bahan kimia beracun, tidak mengandung garam atau ion-ion logam, kesadahan rendah, dan tidak mengandung bahan-bahan organik seperti NH4 dan NO3.
C. Syarat Bakteriologis
Syarat bakteriologis ini seperti tidak mengandung organisme patogen atau organisme berbahaya bagi kesehatan manusia. Lalu tidak mengandung mikroorganisme nonpatogen, di mana jenis mikroorganisme yang tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh, tetapi dapat menimbulkan bau dan rasa yang tidak enak, lender dan kerak pada pipa.
Recent Posts
Bencana, Buah Narasi Kekuasaan dengan Citra Media
Bencana seringkali hadir dalam percakapan harian kita sebagai ‘tamu tak diundang’ yang menyebalkan, atau barangkali…
Ngaji Galileo #5: Banjir Dibentuk atau Terbentuk?
Banjir kerap dipahami sebagai takdir alam: hujan deras, sungai meluap, lalu bencana terjadi. Namun benarkah…
Gunung Rinjani: Milestone Etnopsikologis Suku Sasak
Gunung Rinjani bukan sekadar gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl. Bagi…
Melipat Luka, Merenda Asa, Merajut Cita
Dalam hitungan hari 2025 segera undur diri, sirna di ujung senja. Kalender baru telah bersiap…
Pemicu Timbulnya Stress pada Orang yang Sedang Mengerjakan Skripsi
Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib diselesaikan oleh mahasiswa sarjana sebagai syarat kelulusan. Proses penyusunan…
Mental Health: Skripsi=Stres? Ngaji Galileo #4
Di dunia akademik, skripsi sering jadi momok yang menakutkan. Ada yang resah sejak judul belum…