DAUN MURBEI DIBUAT OBAT DIABETES MELITUS, BAGAIMANA BISA?

Reading Time: 2 minutes

Daun Murbei Dibuat Obat Diabetes Melitus, Bagaimana Bisa? Kesehatan merupakan salah satu faktor penting bagi kehidupan manusia. Kondisi tubuh manusia yang sehat menjadikan segala aktivitas manusia berjalan dengan baik.

Kesehatan adalah faktor penting pada kehidupan manusia karena dengan kondisi tubuh yang sehat, manusia dapat beraktifitas dengan nyaman dan banyak berbuat kebaikan dengan memberi manfaat kepada sesama. Konsumsi makanan yang bergizi adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan manusia.

Akan tetapi, masyarakat zaman sekarang sering mengabaikan kesehatan pada diri manusia tersebut dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak bergizi. Hal ini dapat mengganggu sistem metabolism pada tubuh manusia tersebut.

Berdasarkan riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) angka penderita diabetes terus naik yaitu 5,7 persen (2007), 6,9 persen (2013) dan melonjak manjadi 10,9 persen (2018).

Selain itu, dijelaskan juga bahwa diabetes ini dapat diatasi dengan menjaga gaya pola makan atau minum dan aktivitas fisik.  Hal ini membuktikan bahwa menjaga gaya pola makan atau minum sangat penting bagi tubuh manusia.

Dari pohon murbei, biasanya hanya bagian buahnya yang dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Namun, daunnya pun ternyata bisa dikonsumsi, dan umumnya diolah menjadi teh. Teh ini cukup banyak dicari orang. Sebab, manfaat daun murbei untuk kesehatan ternyata cukup beragam.

Salah satu manfaat daun murbei yang paling tersohor adalah membantu penderita diabetes mengontrol kondisinya. Hal ini membuat cukup banyak orang menjadikan daun murbei sebagai salah satu bahan herbal untuk menyehatkan tubuh.

Daun murbei memiliki nama latin Morus alba L. Manfaat buah murbei dipercaya berguna untuk penderita diabetes karena kandungan senyawa polyhydroxylated alkaloids, salah satunya yaitu 1-Deoxynojirimycin berfungsi sebagai anti diabetes melitus.

Cara pengolahannya yaitu ambil daun murbei, kemudian bersihkan, lalu rebus hingga mendidih, lalu ambil airnya yang sudah direbus lalu diminum 1 kali dalam sehari.

Kemudian, cara menggunakan olahan daun murbei tersebut adalah campuran dari obat modern atau obat dokter yaitu obat modern diminum terlebih dahulu, setelah satu sampai dua jam kemudian obat tradisional di minum. Cukup mudah bukan?! (Wardah)

NgajiGalileo

Recent Posts

Konsep Pembangunan Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan

Ah Mubin Masduqi, S.Si. M.Ling Pembangunan ekonomi yang pesat sering kali memberikan tekanan signifikan terhadap…

18 jam ago

Bencana yang Bisa Diperkecil: Membaca Resiko dari Data, Kapasitas Negara, dan Pengetahuan Masyarakat

Oleh: M. Izzuddin Bencana sering kali diperlakukan sebagai sesuatu yang datang tiba-tiba. Ketika banjir datang,…

5 hari ago

Muktamar Para Santri

Hadi Prayitno - Kader PMII Rayon Galileo (2000) Saya baru dua kali menghadiri Muktamar NU:…

6 hari ago

Muktamar dan Nasi Empok

Oleh Mustakim – Pengurus IKAPMII Galileo Muktamar, forum tertinggi Pemgurus Besar Nahdlatul Ulama' (PBNU). Konsolidasi…

1 minggu ago

PMII Galileo: Menapak Jejak, Menyemai Mimpi

Oleh Hadi Prayitno – Kader PMII Rayon Galileo (2000) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon…

2 minggu ago

Wiwin Maisyaroh: Jejak Ketum IKAPMII GALILEO

Dr. Wiwin Maisyaroh, M.Si. adalah seorang biologi konservasi yang menulis buku Pemanfaatan Tumbuhan Liar dalam…

1 bulan ago