10 Produk Hasil Kilang Minyak Bumi dan Manfaatnya
Minyak bumi adalah sumber daya alam berbentuk cair yang berasal dari dalam bumi. Minyak bumi dapat digunakan sebagai bahan baku industri maupun sebagai bahan bakar.
Secara kimiawi minyak bumi terdiri dari senyawa kompleks dengan unsur utama atom Hidrogen (H) dan Karbon (C), sehingga disebut juga senyawa hidrokarbon (CxHy). Berat jenis minyak dinyatakan dalam satuan derajat °API. Semakin besar °API, maka minyak akan semakin ringan.
Dari nilai °API akan diketahui kategorinya yaitu minyak ringan, minyak berat, atau kondensat (gas).
Minyak bumi berasal dari organisme tumbuhan dan hewan berukuran sangat kecil (plankton) yang mati dan terkubur di lautan purba jutaan tahun lalu.
Kemudian, tertimbun pasir dan lumpur di dasar laut sehingga membentuk lapisan yang kaya zat organik dan akhirnya membentuk batuan endapan (sedimentary rock).
10 produk kilang minyak dan kegunaannya
Proses dasar pengilangan minyak adalah distilasi (penyulingan) dan cracking (pemecahan). Produk-produk yang dapat dihasilkan dari kilang minyak bumi antara lain:
- Petroleum Gas (LPG), digunakan untuk pemanasan dan memasak.
- Naphtha, sebagai bahan intermediet lanjut untuk pembuatan bensin.
- Bensin (gasoline), digunakan untuk bahan bakar kendaraan bermotor. Nilai mutu jenis BBM bensin ini dihitung berdasarkan nilai Randon Octane Number (RON). Berdasarkan RON tersebut maka BBM bensin dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:
– Premium (RON 88) merupakan bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Warna kuning tersebut akibat adanya zat pewarna tambahan (dye). Premium sering juga disebut motor gasoline atau petrol;
– Pertamax (RON 92) merupakan bahan bakar untuk kendaraan yang mempersyaratkan
penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal (unleaded);
– Pertamax Plus (RON 95) merupakan bahan bakar yang telah memenuhi standar performance International World Wide Fuel Charter (WWFC).
– Pertamax plus ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi mutakhir yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan ramah lingkungan; - Avgas, digunakan untuk bahan bakar pesawat terbang mesin propeler.
- Avtur, digunakan untuk bahan bakar pesawat terbang mesin turbin;
- Minyak tanah (kerosin), digunakan untuk membuat avtur bahan bakar pesawat terbang (jet), bahan bakar traktor, dan memasak.
- Minyak diesel (gas oil), digunakan untuk bahan bakar mesin diesel dan pemanas.
- Minyak bakar (fuel oil), digunakan untuk bahan bakar pada industri.
- Minyak pelumas, digunakan untuk minyak pelumas mesin, gemuk, dan minyak pelumas lainnya;
- Residu dari minyak dapat digunakan untuk aspal, tar, coke, dan lilin. (Mecca)
Recent Posts
Konsep Pembangunan Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
Ah Mubin Masduqi, S.Si. M.Ling Pembangunan ekonomi yang pesat sering kali memberikan tekanan signifikan terhadap…
Bencana yang Bisa Diperkecil: Membaca Resiko dari Data, Kapasitas Negara, dan Pengetahuan Masyarakat
Oleh: M. Izzuddin Bencana sering kali diperlakukan sebagai sesuatu yang datang tiba-tiba. Ketika banjir datang,…
Muktamar Para Santri
Hadi Prayitno - Kader PMII Rayon Galileo (2000) Saya baru dua kali menghadiri Muktamar NU:…
Muktamar dan Nasi Empok
Oleh Mustakim – Pengurus IKAPMII Galileo Muktamar, forum tertinggi Pemgurus Besar Nahdlatul Ulama' (PBNU). Konsolidasi…
PMII Galileo: Menapak Jejak, Menyemai Mimpi
Oleh Hadi Prayitno – Kader PMII Rayon Galileo (2000) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon…
Wiwin Maisyaroh: Jejak Ketum IKAPMII GALILEO
Dr. Wiwin Maisyaroh, M.Si. adalah seorang biologi konservasi yang menulis buku Pemanfaatan Tumbuhan Liar dalam…