Cara Mengetahui Suhu Tanpa Menggunakan Termometer

Reading Time: < 1 minute

Penulis : Fauzing04

NgajiGalileo – Anda bingung berapa derajat celcius suhu hari ini; Apa perlu termometer lagi untuk mengetahuinya? Sains akan menjawab kegalauan Anda kali ini!

Seperti umumnya kita ketahui, bahwa sejatinya semua makhluk hidup diatur melalui reaksi-reaksi kimia, dan pada umumnya reaksi kimia berjalan lebih cepat pada temperatur lebih tinggi.

Bahan kimia ini tentu tidak dapat bereaksi dengan bahan lain, kecuali mereka saling kontak antara molekul satu dengan molekul lainnya.

Ketika Anda ingin mengetahui berapa derajat suhu yang terdapat di alam bebas, baik itu di pantai, hutan atau gunung. Maka Anda tidak perlu repot-repot mengeluarkan alat termometer, cukup dengan menghitung suara derik jangkrik.

Iya derik jangkrik; Kenapa?

Karena derik jangkrik dirancang oleh hukum alam untuk menyesuaikan diri secara langsung dengan temperatur. Dan, jenis jangkrik apapun akan memiliki irama dasar yang kurang lebih sama.

Adapun susunan taksonomi jangkrik hingga Famili adalah sebagai berikut :

Kingdom : Animalia

Filum : Arthropoda

Kelas : Insecta

Ordo : Orthoptera

Famili : Gryllidae sunting (Laichard., 1781)

Rumusnya bagaimana untuk mengetahui derajat suhu melalui suara derik jangkrik?

  • Hitung jumlah deriknya selama delapan detik, kemudian tambahkan dengan angka lima, maka Anda akan mengetahui derajat Celcius nya.
  • Jika Anda menghitung derik jangkrik selama lima belas detik, kemudian ditambahkan dengan empat puluh, maka Anda akan mengetahui derajat Fahrenheit nya.

Namun yang perlu Anda perhatikan adalah, jangkrik hanya mengeluarkan laporan temperaturnya jika berada di tempat ia sedang berderik.

Jadi ketika Anda berada di kebun atau di pekarangan rumah, mungkin temperatur yang dikeluarkan jangkrik berbeda dengan temperatur di sekitar Anda.

Meskipun demikian, patut sesekali Anda coba hitung sendiri ketika malam sunyi tiba ditemani derik jangkrik di sekitar rumah Anda. Sembari membuktikan teori ilmiah ini!  

NgajiGalileo

Recent Posts

Membangun dari Dalam, Mencerahkan Kemudian

Catatan Kaderisasi: Al Muiz Liddinillah Tren dan pola kepemimpinan atau organisasi senantiasa mengalami perubahan. Perubahan…

2 minggu ago

Konsep Pembangunan Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan

Ah Mubin Masduqi, S.Si. M.Ling Pembangunan ekonomi yang pesat sering kali memberikan tekanan signifikan terhadap…

3 minggu ago

Bencana yang Bisa Diperkecil: Membaca Resiko dari Data, Kapasitas Negara, dan Pengetahuan Masyarakat

Oleh: M. Izzuddin Bencana sering kali diperlakukan sebagai sesuatu yang datang tiba-tiba. Ketika banjir datang,…

3 minggu ago

Muktamar Para Santri

Hadi Prayitno - Kader PMII Rayon Galileo (2000) Saya baru dua kali menghadiri Muktamar NU:…

4 minggu ago

Muktamar dan Nasi Empok

Oleh Mustakim – Pengurus IKAPMII Galileo Muktamar, forum tertinggi Pemgurus Besar Nahdlatul Ulama' (PBNU). Konsolidasi…

4 minggu ago

PMII Galileo: Menapak Jejak, Menyemai Mimpi

Oleh Hadi Prayitno – Kader PMII Rayon Galileo (2000) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon…

1 bulan ago