Eksperimen Menyenangkan: Cara Membuat Permen Kayu Gula yang Manis dan Lucu
Anda bisa melakukan eksperimen ini dengan mudah di rumah. Dengan catatan mintalah bantuan orang dewasa sebelum melakukannya. Karena dalam eksperimen ini terdapat cairan panas dalam prosesnya.
Cara Membuat Permen Kayu Gula
1. Persiapan alat dan bahan
- Tusuk kayu (gunakanlah sumpit kayu yang bersih)
- Jepitan
- 1 gelas air
- 2-3 cangkir gula
- Gelas atau toples tinggi dan sempit
2. Cara membuat permen kayu gula
- Jepitkan tusuk kayu ke dalam jepitan jepitan sehingga menggantung di dalam gelas (kaca) dan berjarak sekitar 2,5 cm dari dasar gelas.
- Lepaskan tusuk sate dan jepitan, lalu sisihkan.
- Mintalah orang dewasa untuk membantu Anda ketika menuangkan air ke dalam panci dan didihkan. Lalu tuang sekitar 1/4 cangkir gula ke dalam air mendidih, aduk hingga larut.
- Kemudian tambahkan lebih banyak gula, setiap kali diaduk hingga larut, hingga tidak ada lagi yang larut. Hal ini akan membutuhkan waktu dan kesabaran agar gula larut.
- Pastikan Anda tidak menyerah terlalu cepat. Setelah tidak ada lagi gula yang larut, angkat dari api dan biarkan dingin setidaknya selama 20 menit.
- Mintalah orang dewasa saat menuangkan larutan gula ke dalam toples. Kemudian celupkan kembali tusuk sate ke dalam gelas, pastikan tusuk itu menggantung lurus di tengah tanpa menyentuh sisi-sisinya.
- Biarkan toples mendingin sepenuhnya dan letakkan di tempat yang tidak akan mengganggu.
- Sekarang tunggu saja. Kristal gula akan tumbuh selama 3-7 hari ke depan.
Keterangan : Saat mendingin, beberapa orang suka mencelupkan setengah dari tusuk sate ke dalam larutan gula dan kemudian menggulungnya ke dalam gula untuk membantu mempercepat pertumbuhan kristal.
Jika Anda melakukan hal tersebut, maka pastikan tusuk sate benar-benar dingin agar kristal gula tidak jatuh saat Anda memasukkannya kembali ke dalam gelas.
Untuk Anda yang ingin permen berwarna, Anda bisa menambahkan pewarna makanan ke air gula Anda dan pastikan warnanya cukup gelap untuk hasil terbaik.
Kesimpulan
Saat Anda mencampur air dan gula, Anda membuat LARUTAN SUPER SATURASI. Artinya, air hanya bisa menahan gula jika keduanya sangat panas.
Saat air mendingin, gula “keluar” dari larutan kembali menjadi kristal gula pada tusuk sate Anda. Tusuk (dan terkadang gelas itu sendiri) bertindak sebagai “benih” tempat kristal gula mulai tumbuh.
Dengan sedikit keberuntungan dan kesabaran, Anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan sekaligus nikmat dan lezat. (Arthur)
Recent Posts
Bencana yang Bisa Diperkecil: Membaca Resiko dari Data, Kapasitas Negara, dan Pengetahuan Masyarakat
Oleh: M. Izzuddin Bencana sering kali diperlakukan sebagai sesuatu yang datang tiba-tiba. Ketika banjir datang,…
Muktamar Para Santri
Hadi Prayitno - Kader PMII Rayon Galileo (2000) Saya baru dua kali menghadiri Muktamar NU:…
Muktamar dan Nasi Empok
Oleh Mustakim – Pengurus IKAPMII Galileo Muktamar, forum tertinggi Pemgurus Besar Nahdlatul Ulama' (PBNU). Konsolidasi…
PMII Galileo: Menapak Jejak, Menyemai Mimpi
Oleh Hadi Prayitno – Kader PMII Rayon Galileo (2000) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon…
Wiwin Maisyaroh: Jejak Ketum IKAPMII GALILEO
Dr. Wiwin Maisyaroh, M.Si. adalah seorang biologi konservasi yang menulis buku Pemanfaatan Tumbuhan Liar dalam…
Sejarah Muktamar Nahdlatul Ulama: Perjalanan Muktamar XI–XXIII (Bagian 2)
Memasuki pertengahan dekade 1930-an, Nahdlatul Ulama (NU) menghadapi perubahan sosial dan politik yang sangat dinamis.…
View Comments