Jatuhkan Telur Tanpa Menyentuh, Bisakah!

Reading Time: < 1 minute

Pandemi membuat kebosanan semakin memuncak. Tapi tenang, Ngaji Galileo akan memberikan khasanah baru tentang dunia eksperimen yang menyenangkan dan bernutrisi untuk otak. Salah satunya, bermain dengan telur di rumah.

Hampir semua perlengkapan ada di dapur, mungkin hanya beberapa saja yang bisa diambilkan dari barang bekas seperti kertas. Jika tidak ada, Anda bisa membelinya. Harganya murah kok!

Tidak berlama-lama, simak percobaan dibawah ini dan lakukan di rumah. Dijamin menyenangkan dan bisa memacu adrenalin.

Eksperimen Telur

Untuk dapat melakukannya, Anda bisa mengkuti langkah-langkah berikut ini :

Alat dan bahan

  • 1 gelas plastik berisi air dengan mulut cukup lebar untuk menampung telur
  • 1 karton atau baki kecil dengan bagian bawah yang halus
  • 1 tabung karton (handuk kertas atau tabung kertas toilet bekerja dengan baik)
  • 1 Telur mentah

Langkah kerja

  • Tempatkan nampan di tengah cangkir
  • Tempatkan tabung di ujungnya di tengah baki
  • Tempatkan telur secara horizontal di atas tabung
  • Jika sudah siap, pukul nampan cukup keras dengan telapak tangan untuk membuat nampan beterbangan, tetapi jangan terlalu keras sampai Anda menabrak gelas air. Jika semua berjalan lancar, baki dan tabung kertas akan terbang, tetapi telur akan jatuh dengan aman ke dalam air.

Alasan mengapa telur tidak jatuh

Inersia menjelaskan suatu benda dalam istilah berapa banyak energi yang dibutuhkan untuk memindahkannya atau menghentikannya agar tidak bergerak.

Karena baki dan tabung bermassa sangat rendah (ringan,) mereka memiliki inersia yang sangat kecil, dan akan dengan mudah menyimpang.

Telur, bagaimana pun, lebih berat (memiliki lebih banyak inersia) sehingga tidak mudah dipindahkan, meninggalkannya di tempat untuk gravitasi untuk membawanya ke dalam cangkir. (Mecca)

NgajiGalileo

Recent Posts

Konsep Pembangunan Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan

Ah Mubin Masduqi, S.Si. M.Ling Pembangunan ekonomi yang pesat sering kali memberikan tekanan signifikan terhadap…

16 jam ago

Bencana yang Bisa Diperkecil: Membaca Resiko dari Data, Kapasitas Negara, dan Pengetahuan Masyarakat

Oleh: M. Izzuddin Bencana sering kali diperlakukan sebagai sesuatu yang datang tiba-tiba. Ketika banjir datang,…

5 hari ago

Muktamar Para Santri

Hadi Prayitno - Kader PMII Rayon Galileo (2000) Saya baru dua kali menghadiri Muktamar NU:…

6 hari ago

Muktamar dan Nasi Empok

Oleh Mustakim – Pengurus IKAPMII Galileo Muktamar, forum tertinggi Pemgurus Besar Nahdlatul Ulama' (PBNU). Konsolidasi…

1 minggu ago

PMII Galileo: Menapak Jejak, Menyemai Mimpi

Oleh Hadi Prayitno – Kader PMII Rayon Galileo (2000) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon…

2 minggu ago

Wiwin Maisyaroh: Jejak Ketum IKAPMII GALILEO

Dr. Wiwin Maisyaroh, M.Si. adalah seorang biologi konservasi yang menulis buku Pemanfaatan Tumbuhan Liar dalam…

1 bulan ago