Anjuran Rasulullah untuk Menanam Tanaman
Di era yang serba modern ini, sering kali manusia terjebak pada kemudahan teknologi tanpa benar-benar lagi menghormati alam.
Setidaknya, jika Anda hidup diperkotaan minimal tidak membuang sampah sembarangan itu sudah sangat bagus. Tapi, lebih bagus lagi jika Anda mulai belajar menanam.
Menanam tanaman bisa dimana saja, seperti ladang, kebun, sawah, atau bahkan di depan rumah Anda pun bisa. Karena sejatinya menanam adalah anjuran Rasulullah.
Dari Jabir bin Abdullah RA, dia bercerita bahwa Rasulullah Saw bersabda:
“Tidaklah seorang Muslim menanam suatu tanaman melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu sebagai sedekah baginya, dan apa yang dicuri dari tanaman tersebut sebagai sedekah baginya dan tidaklah kepunyaan seorang itu dikurangi melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR Imam Muslim)
Kemudian, dari Anas bin Malik Rodhiyallahu ‘Anhubahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:
“Tidaklah seorang muslim menanam pohon, tidak pula menanam tanaman kemudian pohon/ tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia atau binatang melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR. Imam Bukhari)
Banyak yang bisa Anda dapatkan ketika menanam. Selain menyehatkan, Anda juga bisa membuat orang lain merasa sejuk karena oksigen yang dikeluarkan tanaman.
Bahkan makhluk lain pun, seperti binatang juga bisa mendapatkan makanan dari tanaman Anda, atau malah menjadi rumah bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang. (Arthur)
Recent Posts
Membangun dari Dalam, Mencerahkan Kemudian
Catatan Kaderisasi: Al Muiz Liddinillah Tren dan pola kepemimpinan atau organisasi senantiasa mengalami perubahan. Perubahan…
Konsep Pembangunan Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
Ah Mubin Masduqi, S.Si. M.Ling Pembangunan ekonomi yang pesat sering kali memberikan tekanan signifikan terhadap…
Bencana yang Bisa Diperkecil: Membaca Resiko dari Data, Kapasitas Negara, dan Pengetahuan Masyarakat
Oleh: M. Izzuddin Bencana sering kali diperlakukan sebagai sesuatu yang datang tiba-tiba. Ketika banjir datang,…
Muktamar Para Santri
Hadi Prayitno - Kader PMII Rayon Galileo (2000) Saya baru dua kali menghadiri Muktamar NU:…
Muktamar dan Nasi Empok
Oleh Mustakim – Pengurus IKAPMII Galileo Muktamar, forum tertinggi Pemgurus Besar Nahdlatul Ulama' (PBNU). Konsolidasi…
PMII Galileo: Menapak Jejak, Menyemai Mimpi
Oleh Hadi Prayitno – Kader PMII Rayon Galileo (2000) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon…