Apa Saja Alat Ekskresi pada Manusia, Lengkap dengan Contoh dan Penjelasannya

Share artikel ini

Reading Time: 2 minutes

Sebagai mahluk sosial manusia membutuhkan teman untuk berinteraksi dan menumpahkan ide-ide sebagai bagian dari sebuah ekspresi, ekspresi manusia sebagai mahluk sosial sangatlah beragam, hal tersebut tentu dipengaruhi oleh banyak faktor baik faktor internal maupun eksternal.

Disisi lain manusia sebagai mahluk hidup membutuhkan ekskresi, ekskresi sangat diperlukan bagi mahluk hidup untuk keberlangsungan kehidupannya tidak terkecuali manusia. Ekskresi sendiri adalah pembuangan zat sisa metabolisme dalam tubuh yang sudah tidak diperlukan lagi.

Dalam keadaan normal proses ekskresi berjalan secara outomatis tanpa menunggu perintah sel saraf maupun otak, organ-organ yang menjalankan proses ekskresi merupakan organ-organ yang dapat bergerak sendiri tanpa menunggu perintah otak.

Baca Juga:   Pengertian, Tujuan dan Manfaat Bahan Ajar

Alat Ekskresi pada Manusia

Diantara organ-organ yang terlibat dalam proses ekskresi adalah ginjal, kulit, hati dan paru-Paru. Bebrapa organ ini setiap hari bahkan setiap saat selalu bekerja bahkan ketika manusia sedang istirahat ataupun tidur.

1. Ginjal

Ginjal bertuknya menyerupai kacang, pada manusia ginjal berjumlah 2 buah dengan berat sekitar 200 gram panjangnya berkisar 10 – 15 Cm. letaknya didalam rongga perut bagian belakang.

Dalam sehari ginjal mampu menyaring darah sebanyak 1.500 liter, dalam proses penyaringan darah inilah beberapa zat-zat dalam darah yang akan dikeluarkan diantaranya Urea, Amonia dan Air dan pada akhirnya akan dibuang bersamaan dengan urin, dalam waktu satu hari urin yang dihasilkan kuran lebih 1,5 liter.

Baca Juga:   Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Nilai Parameter Fungsi Paru pada Manusia

2. Kulit

Kulit merupakan jaringan yang letaknya dipermukaan tubuh, kulit mempunyai peran yang sangat penting bagi tubuh diantaranya adalah sebagai bagian yang mengekresi zat-zat sisa dalam tubuh yang dikeluarkan melalui kelenjar keringat dan pori-pori kulit berupa keringat.

Keringat sendiri tersusun dari air dan garam-garam mineral terutama garam dapur (NaCl) yang juga hasil dari metabolisme protein, disamping itu kulit dengan berkeringat juga membantu tubuh untuk menjaga suhu tubuh dalam kondisi normal.

Fungsi kulit berikutnya yaitu sebagai tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D dan juga sebagai pelindung organ tubuh serta alat indera peraba.

3. Hati

Hati merupakan alat ekskresi, hal  ini dikarenakan hati mengeluarkan zat sisa yang berasal dari sel darah merah yang rusak dan dihancurkan didalam limpa, disamping sebagai alat ekskresi hati juga mempunyai banyak manfaat diantaranya :

  1. Menawarkan racun.
  2. Mengatur kadar gula dalam darah.
  3. Membuat vitamin A yang berasal dari provitamin A.
  4. Tempat pembentukan urea
  5. Menghasilkan zat warna empedu.
Baca Juga:   Fungi: Pengertian, Reproduksi, dan Klasifikasi Jamur

4. Paru-paru

Paru-paru berperan sangat penting bagi pernafasan, pada manusia paru-paru letaknya di rongga dada serta bagian bawahnya menempel padda diafragma, paru-paru merupakan alat ekskresi dengan cara mengeluarkan karbondioksida dan uap air. (Mubin)


Share artikel ini

Recommended For You

Tulis Komentar