Kata Kunci Mempelajari Sistem Peredaran darah

Share artikel ini

Reading Time: 2 minutes

Jantung dan darah memiliki hubungan kerja fungsional. Untuk mempelajarinya, Anda bisa membuka tentang materi pelajaran sistem sirkulasi yang di dalamnya terdapat sistem peredaran darah dan sistem peredaran cairan limfe (sistem limfatik).

Seperti diketahui, zat-zat makanan, hasil dan sisa metabolisme, hormon, enzim, oksigen, dan karbondioksida perlu diangkut dan diedarkan dari suatu organ ke organ lainnya oleh suatu sistem transportasi (sistem sirkulasi).

Namun terdapat banyak gangguan dan penyakit yang berhubungan dengan sistem sirkulasi. Gangguan jantung sering menyebabkan kematian, sehingga diperlukan teknologi untuk mengatasinya, seperti pace maker, ekokardiograf, operasi bypass, dan lain-lainnya.

Ringkasan sistem peredaran darah

  • Sistem peredaran darah pada manusia merupakan sistem peredaran darah tertutup dan sistem peredaran darah ganda.
  • Fungsi sistem peredaran darah, yaitu: transpor,pertahanan suhu tubuh perlindungan, dan penyangga (buffering).
  • Sistem peredaran darah terdiri dari: darah, jantung, pembuluh darah (arteri, kapiler, vena).
  • Komponen penyusun darah yaitu plasma darah, sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).
  • Berdasarkan ada atau tidaknya granula di dalam sitoplasma, leukosit dibedakan 2 jenis, yaitu: granulosit dan agranulosit.
  • Trombosit berfungsi dalam hemostasis (penghentian perdarahan), perbaikan pembuluh darah yang robek, dan pembekuan darah.
  • Faktor-faktor pembekuan darah: protrombin, fibrinogen, ion kalsium, tromboplastin (trombokinase), dan vitamin K.
  • Penggolongan darah sistem ABO berdasarkan ada atau tidak adanya antigen (aglutinogen) tipe A dan tipe B pada permukaan eritrosit, antibodi (aglutinin) tipe α (anti-A) dan tipe β (anti-B) di dalam plasma darahnya.
  • Penggolongan darah sistem rhesus berdasarkan ada atau tidak adanya aglutinogen (antigen) RhD pada permukaan sel darah merah.
  • Tes golongan darah sistem ABO menggunakan serum: anti-A, anti-B, anti AB, sedangkan untuk tes golongan darah sistem Rh (rhesus) menggunakan serum anti-D (anti-Rho).
  • Transfusi darah adalah proses mentransfer darah atau produk berbasis darah dari seseorang ke sistem peredaran darah orang lain.
  • Organ penyusun sistem peredaran darah pada manusia, yaitu: jantung dan pembuluh darah (arteri, kapiler, vena).
  • Mekanisme sistem peredaran darah pada manusia ada dua macam, yaitu: sistem peredaran darah pulmonalis (peredaran darah kecil/pendek) dan sistem peredaran darah sistemik (peredaran darah besar/panjang).
  • Tekanan darah adalah daya dorong darah ke semua arah pada seluruh permukaan yang tertutup yaitu pada dinding bagian dalam jantung dan pembuluh darah.
  • Faktor yang mempengaruhi denyut nadi: usia, jenis kelamin, circadian rhythms, bentuk tubuh, aktivitas, stres dan emosi, suhu tubuh, volume darah, dan obat-obatan.
  • Sistem limfatik terdiri dari organ yang memproduksi dan penyimpan limfosit, pembuluh limfatik, dan cairan limfe.
  • Cairan limfe berasal dari cairan jaringan melalui difusi atau filtrasi ke dalam kapiler-kapiler limfatik hingga masuk ke sirkulasi darah melalui vena.
Baca Juga:   Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Nilai Parameter Fungsi Paru pada Manusia

Share artikel ini

Recommended For You

Tulis Komentar