8 Akibat Buruk Sering Konsumsi Minuman Bersoda

Share artikel ini

Reading Time: 3 minutes

Meski memiliki rasa yang menyegarkan dengan sensasi khas pada tenggorokan, minum minuman bersoda setiap hari rupanya tidak baik bagi kesehatan terlebih jika dikonsumsi secara berlebihan.

Minuman soda adalah jenis minuman dengan kandungan gas karbon dioksida di dalamnya, oleh karena itu minuman ini juga biasa disebut sebagai minuman berkarbonasi.

Selain terkenal dengan kandungan karbon dioksidanya, seringkali minuman soda yang kita temui ini dikemas juga dengan pemanis buatan dan mengandung zat pewarna, pengawet, kafein, sodium, serta zat tambahan lainnya yang tentunya zat-zat tersebut tidak baik bagi tubuh apabila kita konsumsi untuk jangka panjang.

8 Akibat Buruk Sering Konsumsi Minuman Bersoda

Berikut hal-hal yang mungkin terjadi jika seseorang mengonsumsi minuman soda setiap hari :

1. Mengalami obesitas 

Minuman bersoda adalah salah satu minuman yang harus Anda hindari apabila sedang menjalankan program diet. Karena minuman ini mengandung gula 200-600 kali lipat lebih banyak.

Hal tersebut tentu akan membuat lemak di perut menumpuk dan bisa menyebabkan obesitas apabila dikonsumsi secara terus-menerus.

Baca Juga:   9 Tips Masuk Rumah agar Terhindar dari Covid-19

2. Meningkatkan resiko diabetes 

Selain obesitas, kandungan gula yang tinggi pada minuman bersoda juga mampu meningkatkan resiko diabetes. Para penderita diabetes sangat dibatasi untuk mengonsumsi gula. Hal ini karena hormon insulin yang ada di dalam tubuhnya tidak cukup, bahkan tidak sanggup untuk mengubah zat gula menjadi otot (glikogen).

Akibatnya gula darah akan meningkat yang kemudian menyebabkan penyakit diabetes, parahnya penyakit ini juga berpotensi untuk memicu penyakit kronis lainnya seperti penyakit jantung dan stroke.

3. Meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. 

Sebuah penelitian mengungkapkan, minum minuman bersoda setiap hari dapat meningkatkan serangan jantung dan stroke. Hal ini diduga terjadi karena kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda berkaitan dengan resistensi insulin, peradangan dan peningkatan kolesterol. Selain itu serangan jantung dan stroke juga bisa dipicu oleh diabetes yang sebelumnya diderita akibat sering minum minuman bersoda.

4. Membahayakan ginjal 

Sebuah penelitian mengungkapkan, konsumsi minuman bersoda 2 kali sehari dapat membuat kerusakan pada ginjal. Hal ini bisa terjadi karena kandungan pada minuman soda terdiri dari pemanis buatan, kafein serta asam fosfat.

Baca Juga:   6 Tips Alami Redakan Nyeri Haid yang Berlebihan

5. Bisa mengganggu kinerja otak 

Pemanis buatan seperti aspartame yang mengandung fenilanin biasanya ditambahkan dalam minuman bersoda. Zat ini berisiko menyebabkan kerusakan otak, kejang dan masalah kesehatan lain pada mereka yang mengalami gangguan genetik feniliketonuria.

6. Menyebabkan kerusakan gigi

Bahaya minuman soda lainnya yang bisa Anda alami adalah kerusakan pada gigi. Pada umumnya, minuman bersoda mengandung kadar gula yang tinggi seperti fruktosa dan glukosa.

Kedua zat itu bisa meningkatkan risiko gigi berlubang. Selain gula, bahaya soda juga bisa menyebabkan kerusakan enemel akibat kandungan asamnya. Guna mengurangi kerusakan gigi, Anda bisa minum menggunakan sedotan dan menggosok gigi secara teratur.

7. Mengganggu penyerapan kalsium dan mengurangi kekuatan tulang

Asam fosfat dan kafein pada minuman bersoda diduga bisa mengurangi penyerapan kalsium di tulang, yang pada akhirnya bisa menyebabkan oestoporosis.

Namun, klaim tersebut dibutuhkan penelitian lebih lanjut. Selain itu, sebuah penelitian mengungkapkan bahaya minuman bersoda bisa mengurangi kekuatan tulang, khususnya pada seorang wanita.

Baca Juga:   7 MAKANAN PENANGKAL MABUK PERJALANAN

Penelitian itu menegaskan bahwa seorang wanita yang rutin mengonsumsi minuman bersoda memiliki tulang pinggul yang lebih lemah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi minuman bersoda.

8. Meningkatkan asam lambung 

Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung menuju esofagus.

Selain di dada, sensasi panas juga bisa terjadi di perut dan berpotensi menjadi bahaya apabila sering terjadi. Hal ini bisa terjadi akibat gas ekstra dalam minuman berkarbonasi menciptakan lebih banyak tekanan di perut, yang nantinya bisa meningkatkan kemungkinan bahwa perut akan memuntahkan isinya ke atas.

Demikian informasi mengenai beberapa hal yang mungkin terjadi akibat terlalu sering mengonsumsi minuman bersoda atau minuman berkarbonasi.

Jika Anda memang ingin mencoba mengonsumsi minuman bersoda, maka pilihlah yang tanpa gula untuk mengurangi resiko yang ada dan tetap dengan porsi secukupnya tidak berlebihan. (Risa)


Share artikel ini

Recommended For You

Tulis Komentar